Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2017

ASUS E202, Teman Kreatif Si Unschooler

Gaess, gimana perasaan kita sebagai orang tua jika tiba-tiba anak kita mogok sekolah sama sekali. Sedih, bingung, bertanya-tanya dan tentunya berusaha mencari sebab dan solusinya, ya. Ho oh, begitu pun yang terjadi dengan Dio anak keduaku.
Di saat anak-anak lain berusaha supaya diterima di SMP Negeri, nah Dio yang jelas jelas sudah berstatus menjadi siswa SMP Negeri selama sebulan, pada suatu hari menyatakan keinginannya untuk tidak bersekolah. Duengg!! Emak pening seketika. Mana uang seragam hasil ngutang dawis belum lunas pula. hoho
Waktu ditanya kenapa ga mau sekolah malah dia balik nanya, "Ada ga sih sekolah yang mulainya jam 8 gitu? kenapa harus jam 7 sih?" err... emangnya sekolahan nenek lu?
Atau di hari lain dia nanya lagi, "Buk ada ga sih sekolahan yang ga ada matematikanya? Boleh olah raga sama nggambar terus?" ngg... emak puyeng, nak.
Beragam usaha diupayakan supaya dia mau kembali ke sekolah. Koordinasi dengan pihak sekolah terutama guru BK juga hasilny…

Kawan Lama yang Awet Hingga Kini

Halo Tina mamanya Frozen Kuro  dan mbak Nurul sang pemenang arisan blog Gandjel Rel episode ke 4, okey, aku akan menjawab tantangan kalian yang memberi tema gampil gampil susyil ini: SAHABAT.
Terus terang aku bingung banget mau nulis apa tentang sahabat ini. Soalnya aku bingung, antara gak punya sahabat, tapi juga semua temanku yang buwanyak ini juga sahabatku. Jadi bingung nih, mau cerita yang mana. haish mbulet sendiri....
Oke deh, dari sekian juta sahabat dalam hatiku, ada satu nama yang tak pernah lepas dari ingatan dan ikatan. Sebut saja dia Bunga. eh, enggak..., sebut saja inisialnya S, dan nama panggilannya adalah Septin. (trus apa guna inisial, Din?!)
Dia ini adalah teman sekelas waktu aku pernah mengenyam pendidikan di kota pelajar dulu, selain itu juga kami tetangga kos yang akhirnya jadi teman sekosan. Kenapa namanya selalu terpatri di hati? Ya karena banyak banget kisah haru bin konyol yang kami lalui bersama. (sesungguhnya ini aib yang tak layak diketahui sih 😋)
Awal pe…

Terima Kasih, Nak, Selalu Kaugenggam Kejujuran Itu

Aku sedang di dapur siang itu saat sulungku pulang sekolah. Tanpa berganti baju terlebih dulu dia menyusul ke dapur dan menyergapku dengan rentetan ceritanya sepanjang sekolah. Seperti biasa begitu. Namun lain dengan cerita siang itu.
***
Utit menyeka keringat di dahinya. Udara Temanggung yang biasanya sejuk mendadak membuat seisi kelas kegerahan. Utit menatap erat lembar soal di depannya, lalu menulis jawaban yang diyakininya benar. Ulangan IPS di jam terakhir itu memaksa otaknya mengingat bacaan tentang perjuangan bangsa Indonesia merebut kemerdekaan dari penjajah.
Kasak kusuk dari teman-temannya mulai terdengar. Sebuah bisikan meminta jawaban tajam menuju telinganya. Utit berusaha mengabaikan. Dia sendiri masih belum berhasil menyelesaikan seluruh soalnya. Utit melirik pak Joko yang duduk tenang di kursi guru, seakan tidak melihat beberapa muridnya yang saling tengok mencari jawaban.
Bisikan-bisikan itu berubah menjadi gumaman yang mendengung saat pak Joko beranjak keluar kelas. E…

Yang Paling Aku Kangenin adalah....

Hai,gimana puasanya? Semoga puasanya lancar dan berkualitas, ya. Alhamdulillah saat tulisan ini dibuat sudah masuk hari ke sembilan Ramadhan. Puasa anak-anak juga sejauh ini tanpa kendala. Cuaca Temanggung juga sangat bersahabat. Tidak dingin sekali atau pun panas. Hanya beberapa kali si bungsu berkata lapar, dan itu wajar. Terlebih saat dia mengatakan itu tidak terkesan mengeluh, hanya mengungkakan yang dirasakan. Setelah itu lanjut menyibukkan diri dengan buku-buku dan bonekanya.
Kedua kakak yang beranjak abegeh pun untuk urusan puasa dan ibadah alhamdulillah sudah lebih paham. Meski ada juga hal-hal yang tetap harus emak ingatkan. Misal terlalu asyik membaca sehingga azan tidak terperhatikan, nah di sini kita gak boleh lelah untuk selalu mengingatkan.
Puasa kali ini bertepatan dengan ulangan akhir semester sehingga anak-anak pulang lebih awal, dengan demikian kuantitas kruntelan kita di rumah lebih panjang. Dan keadaan ini sangat menguntungkan emak karena ada 3 tenaga tambahan unt…