Langsung ke konten utama

Kenali Diri, Tingkatkan Potensi dan Halau Malas dengan Mandi Parfum ala Vitalis Body Wash


Puluhan tahun saya sering mendengar ungkapan 'be youself' atau jadilah dirimu sendiri. Namun, hingga kini pun bagi saya pribadi ungkapan ini masih jadi misteri, diri saya yang mana yang mau saya pakai? Heheu, ada gak sih yang merasa begitu juga?

Yups, pernyataan itu berbuntut pertanyaan yang menggumpal di pikiran. Siapakah saya? Menarik diri ke belakang, melihat siapa diri sendiri, hingga mengapa saya ada di dunia ini, tentu semua bukanlah kebetulan belaka. Tuhan tentu punya maksud dalam setiap penciptaan mahkluknya. Hal ini yang kemudian menyadarkan saya untuk lebih mengenal diri sendiri.



Berkenalan dengan diri sendiri berarti mengenal baik buruknya, kuat lemahnya, positif dan negatifnya kita sendiri. Perkenalan saya dengan diri sendiri lebih tajam sejak bertemu dengan seorang teman praktisi talents mapping, Ika Puspitasari atau yang sering saya panggil Dek Ipus. 

Talents Mapping sendiri di Indonesia dipelopori oleh Rama Royani, atau sering dipanggil Abah Rama.  Abah Rama mengatakan, Talents Mapping merupakan cara asesmen atau menilai dan menggali bakat (karateristik produktif) dan potensi kekuatan kita dengan tampilan hasil yang lengkap, mudah dipahami dan menarik. Cara ini bisa mengidentifikasi potensi kekuatan individu yang mencakup pengukuran dan pernyataan kekuatan diri (Personal Strengths Statement).

Dengan mengetahui potensi kekuatan ini,  diharapkan kita tak lagi fokus dengan kelemahannya dan cara mengatasinya, melainkan lebih melihat kepada kekuatan di dalam diri masing-masing.Kalau menurut Dek Ipus, simpelnya bakat ini adalah kepribadian yang produktif.


Nah, saya mencoba dong asesmen tipe kekuatan saya. Ternyata tujuh kekuatan saya adalah ambassador, caretaker, distributor, journalist, server dan synthesizer. Ini memang saya banget di mana saya sering membangun jaringan dengan komunitas atau klien (ambassador), gak tegaan sama orang sehingga selalu ingin menolong yang membutuhkan (caretaker), menyampaikan sesuatu baik itu pesan atau barang ke pihak lain yang perlu (distributor), suka bercerita dan menuliskan laporan/jurnal (journalist), dengan senang hati melayani orang lain meski tidak ada upah (server) dan bisa mengombinasikan berbagai elemen baik itu ide dan informasi menjadi sesuatu yang baru (synthesizer).

Tapi lihat saja, ternyata saya juga punya tujuh kelemahan yang juga saya banget. Apakah itu?
Saya kurang rapi dalam menata dokumen dan menyimpan data. Ini termasuk kurang rapi menata diri heheu (administrator). Saya juga tidak suka hitug menghitung atau segala hal yang berhubungan dengan angka (analyst). Saya tidak bisa mengatur dan mengawasi orang dengan tegas, apalagi memengaruhi mereka secara tegas (commander). Lebih parah saya juga tidak bisa membuat suatu peralatan atau yang berhubungan dengan mesin (operator). Kadang-kadang saya pun ragu dalam memilih jalan terbaik untuk mencapai tujuan (strategist). Dan terakhir saya kurang bisa mengantisipasi masa depan secara bijak dan menentukan tujuan jangka panjang (visioner).

Setelah membaca hasil potensi kekuatan saya ini, Dek Ipus menyarankan untuk saya fokus dan memaksimalkan potensi kekuatan saya. Yup, sebenarnya apa yang selama ini saya rasakan dan lakukan sudah menjurus ke hal tersebut. Saya melakukan apa yang saya cintai.

Dalam istilah Abah Rama, kekuatan akan muncul jika memenuhi apa yang beliau sebut sebagai 4E, yaitu Enjoy, Easy, Excellent, dan Earn. Keempat E tersebut harus terpenuhi jika ingin memunculkan kekuatan dalam diri seseorang. Dan saya sudah mendapatkan keempat E tersebut.


Namun, saya tentu tidak bisa mengabaikan kelemahan saya begitu saja. Terutama saya harus belajar menjadi seorang administrator yang baik. Bagaimana saya bisa menata dokumen dan pekerjaan supaya baik jika saya masih kurang bisa menata diri sendiri. Jadi pengen toyor kepala sendiri nih  karena mandi saja saya msih males. Huh, sebel! *ngomong sama cermin

Nah, ini catetan banget buat saya. MANDI. Iya, mandi pagi itu kan seger banget, ya. Terus banyak manfaatnya juga, salah satunya meningkatkan mood sehingga semangat bekerja menyala. Lha sudah tahu gitu kok masih saja ngeyel bin males. Alesan saja sukanya. Yang dinginlah, yang nantilah. Payah deh saya. Huhuu.


Etapi itu kemarin. Tidak hari hari ini. Sejak merasakan wangi dan segarnya mandi pakai Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash. Appah?? Sabun mandi Vitalis? Iyaaa.... Loh bukannya Vitalis itu merek parfum? Iyaaa, bener. Lah apa Vitalis bikin sabun? Iyaaa, ngeyel, ih!

Jadi gini ya, sejak pertengahan tahun lalu Vitalis yang memang ahli di wewangian tubuh mengembangkan expertise-nya ke perawatan tubuh yaitu body wash. Mengapa? Karena rata rata konsumen membeli sabun mandi cenderung memilih wanginya sebagai salah sastu daya tarik. Selain itu juga kemampuannya menjaga kelembaban tubuh. Itulah sebabnya Vitalis meluncurkan produk sabun mandi beraroma wangi dengan tiga varian berbeda, yaitu White Glow, Fresh Dazzle dan Soft Beauty.

Yups, bener banget deh, Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash ini wangi segar tapi gak norak gitu. Kedua anak gadis saya pun senang sama wanginya. Untung ada tiga varian, jadi kami gak perlu rebutan. :) 


Bentuk botolnya yang berlekuk di tengah mirip pinggang saya membuat tidak mudah lepas saat memegangnya meski tangan kita sedang kena sabun. Selain itu tutupnya juga mudah untuk dibuka tutup, tinggal tekan bagian yang cekung maka akan terbuka dan sabun dapat dituang secukupnya.

Bagaimana dengan aroma dan kelembutannya? Yuk kita kupas satu satu variannya.


WHITE GLOW
Varian ini memberi manfaat Skin Brightening. Memakai varian ini membuat kulit lebih cerah, terasa halus dan lembut. Parfum yang digunakan untuk variant ini mempunyai top note dengan aroma fruity dari paduan manisnya Cherry & Raspberry, disusul dengan wangi Marshmallow & Gardenia yang lembut dan elegan, dibungkus dengan kombinasi Woody & Suede yang glamour dan long lasting. Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash White Glow, diperkaya dengan ekstrak Licorice dan Susu, yang membantu merawat kulit hingga tampak bersih, cerah bersinar.

Utit si sulung senang banget pakai varian ini. Selain mencerahkan, lembut dan wanginya cocok sama kepribadiannya yang lembut dan cewek banget. Dia nih juga anaknya paling rapi serumah, paling rajin mandi pula. Sejak ada Vitalis berbotol pink ini Utit makin hobi mandi.




FRESH DAZZLE
Memberikan manfaat Skin Refreshing untuk kulit terasa segar, halus dan lembut.Parfum yang digunakan untuk variant ini diawali dengan segarnya wangi Bergamot, diikuti wangi Floral Bouquet yang elegan feminin dan disukai wanita, ditutup dengan Musk Amber yang long lasting. Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash Fresh Dazzle, diperkaya dengan ekstrak Yuzu Orange dan anti oksidant dari Green tea, yang menjaga kulit terasa lebih bersih, wangi, segar dan terawat.

Nah, varian ini cocok dipakai Opik si bungsu yang anaknya super aktif. Pada usianya yang memasuki remaja ini keringatnya benar benar banyak dan mulai beraroma kurang sedap. Varian ini juga cocok untuk menyegarkan kulitnya serta menghalau bau badannya.


SOFT BEAUTY
Memberikan manfaat Skin Nourishing untuk kulit terasa halus, lembut dan terawat. Parfumnya dibuka dengan wangi segar yang clean dari Fruity Aldehydic, dilanjutkan dengan wangi Rose & Violet yang feminine, diakhiri dengan manisnya Tonka Bean & Sandalwood yang premium. Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash Soft Beauty, diperkaya dengan ekstrak Avocado dan Vitamin E, untuk membantu menjaga kulitmu tetap terasa kenyal halus dan lembut.

Saya senang pakai varian berbotol warna ungu ini. Kulit saya yang cenderung kering jadi terasa halus dan lembab. Aromanya saya juga suka sekali. Harum lembut tidak mencolok aromanya.

Yups, di daerah dingin seperti Temanggung ini memang bikin banyak alasan untuk segera memulai mandi. Tapi mandi pakai Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash bikin gak ada alasanlagi untuk memulai mandi. Malas mandi yang bisa jadi sumber berbagai kemalasan lain pun pergi jauh jauh. Dengan rajin mandi, aktivitas kami pun makin semangat dan potensi kekuatan diri pun makin meningkat.

Terima kasih Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash.














Komentar

  1. Kayaknya Vitalis ini tidak sabun ataupun parfum banyak warna hahahahah. Aku sering ke minimarket buat belanja, beberapa kali lihat vitalis ini berjajar layaknya pelangi. Banyak warna botolnya hahahahhaa

    BalasHapus
  2. Malah sering pakai 😁😁😁 soalnya wangi sih....

    BalasHapus
  3. Malah sering pakai 😁😁😁 soalnya wangi sih....

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jeprat Jepret Bikin Baper

Selain keluarga, apa yang bisa membuatmu rindu rumah? Kalau aku jawabnya: makanan! Ya, makanan kampung halaman selalu menempati ruang tersendiri di hati. Dan lidah tentunya.
Satu hal yang amat aku syukuri adalah aku tidak perlu pergi jauh-jauh pulang kampung jika kangen merasakan kuliner tradisionalnya. Tahu kenapa? Ya kan sekarang aku tinggal di kampung... :) Meski Temanggung adalah kampung halaman suami, tapi sudah seperti tumpah darahku sendiri.
Hal lain yang membuatku bahagia adalah letak pasar yang berhadapan dengan rumah. Serasa surga.. hehe.  Tinggal nyebrang dan pilih mana yang disuka. Ini pula yang sering bikin kakak ipar cemburu. Karena dia harus menunggu libur lebaran untuk bisa njajan sepertiku.
Dan sepertinya dia akan semakin baper kalau lihat jajan pasar dalam foto-foto berikut.

KLEPON
Dibuat dari tepung ketan yang diuleni dengan air dan sedikit garam. Dibentuk bola, diisi gula merah lalu direbus. Disajikan dalam baluran kelapa parut. Ada sensasi tersendiri saat menyeplus si…

Icip-icip Bakso Jimat Temanggung

Hai..., Februari masih sering turun hujan aja nih, ya? Ya iyalah, namanya juga masih tetanggaan sama Januari yang hujannya sehari-hari :)
Hujan-hujan enaknya ngapain? makaann!!! (eh, siapa yang teriak paling kenceng tuh?) oh, ternyata suaraku dewe :)) Jadi gitu, deh, kalau lagi ngumpul dan suasana dingin dingin mesrah pasti lebih komplet kalau sambil makan bareng. Ngobrol jadi lebih seru. Apalagi kalau santapan itu cocok sama lidah anak-anak, mereka jadi lebih seru juga ceritanya. 
Kata bapak guruku dulu, kalau kita akan menyampaikan sebuah nasehat ke anak kita, salah satu waktu yang efektif adalah saat mereka merasa kenyang dan santai. Coba anak diajak jajan bakso (kalau dia suka bakso, ya), nah saat dia merasa keenakan dengan baksonya itu kita masukkan pesan yang ingin kita sampaikan. Secara lahir dia mungkin tidak begitu serius menanggapi, tapi otaknya insyaallah menyimpan pesan itu. 
Dan berhubung diriku adalah anggota IIDB (ibu ibu doyan bakso) *lalu digetok teh Indari Mastuti, maka k…

Most Wanted di Meja Makan saat Ramadhan

Alhamdulillah bertemu lagi dengan Ramadhan bulan mulia. Bulan penuh keberkahan dan ampunan. Semoga ibadah puasa kita lebih semangat ya, di Ramadhan ini.
Beberapa hari lalu di grup blogger embak emak kece dari Semarang dirandom kocokan #arisanbloggandjelrel putaran kedua. Dan yang keluar namanya adalah Mbak Hidayah Sulistyowati atau sering dipanggil mbak Wati, seorang ibu dua putra yang sudah remaja. Mbak Wati termasuk blogger senior yang tetap rendah hati dan berpikiran terbuka, juga teman ngobrol yang asyik. Blog mbak Wati isinya macam-macam, tapi yang paling aku suka kalau baca tulisan mbak Wati tentang kuliner dan jalan-jalannya. Nama kedua yang keluar adalah Ika Hardiyan Aksari, ibu satu balita yang bernama Kak Ghifa, seorang guru honorer yang sabar dan selalu semangat mendidik muridnya dengan cinta. Meski dari segi umur dia jauh di bawahku, namun aku banyak belajar tentang kesabaran dan ketulusan dari membaca blognya. Pada arisan kali ini duo emak kece itu melempar tema yang pas…