Langsung ke konten utama

Postingan

Ikut Rapid Test Meyakinkan Kondisi Kesehatan Diri

Wabah virus corona menyebar luas tidak pandang bulu. Termasuk kabupaten kecil tempat tinggal kami, Temanggung. Pada pertengahan bulan Juni kemarin angka positif terpapar virus corona meningkat tajam hingga mencapai angka positif total 202 orang. Tentunya ini mengejutkan dan tidak terbayangkan sebelumnya.

Sejak covid-19 mulai melanda, pemerintah kabupaten melalui gugus tugas melakukan berbagai tindakan pencegahan maupun penanganan. Beberapa hal yang dilakukan adalah pembatasan kegiatan masyarakat, operasi wajib masker di pasar-pasar dan juga rapid test masal secara gratis.
Rapid test masal dilakukan di berbagai titik keramaian seperti pasar tradisional dan pasar swalayan, karena di lokasi-lokasi tersebut ditengarai sebagai titik penyebaran virus. Sebelumnya memang sudah ada pasien positif dengan penularan lokal. Oleh sebab itu rapid test masal dilakukan sebagai langkah penyaringan awal untuk mengetahui kondisi medis masyarakat.
Sebagai orang dengan aktivitas tinggi, sering tugas keluar…
Postingan terbaru

Ruang Kosong; Ramadan Tanpa Tawa

Malam keduapuluhlima Ramadan. Semua barang di rumah ini masih tetap pada tempatnya seperti setahun lalu. Hanya tembok putih yang memudar membedakan dari tahun sebelumnya. 
Sendirian saja Suti duduk di depan televisi empatbelas inci yang tak nyala. Di tangannya tergantung tasbih tergoyang perlahan sesuai alunan jemarinya. Mata terpejam namun tak tidur. Bibir bergerak pelan menyebut kebesaran Sang Maha Segala. 
Rumah besar ini terbiasa hening. Pada jam-jam tertentu saja dihiasi pembicaraan dua perempuan renta. Suti sang pemilik rumah dan Tut yang menumpang di satu kamar rumah lawas itu.


"Bu Tut, kangen itu bagaimana rasanya ya?" tanya Suti suatu pagi pada Tut.
Tut yang mendengar pertanyaan mendadak itu tersentak. "Kangen? Ibu belum pernah kangen?"
"Ya pernah. Maksudku kangen cucu." Suti meralat.
Tut makin heran. Dia tidak begitu saja menjawab, tapi malah kepalanya memutar sebuah kenangan. Seorang bocah laki-laki gemuk seumur lima tahunan menggelayut badann…

Verbal Bullying Kadang Terjadi dari Orang Terdekat

Pernah gak sih lihat ibu-ibu sedang menggendong atau mengasuh anaknya sendiri lalu datang ibu lain yang ikut menimang anak tersebut, eh malah ibu si anak bilang ke ibu yang baru datang, "nakal ini Bude, minta gendong terus."
Atau kalimat lain yang ditujukan langsung ke anaknya, "Kamu itu motong bawang gini aja gak bisa." Atau "Udah jangan makan terus, nanti kaya gentong badanmu." Dan banyak kalimat lain yang dilontarkan oleh orang tua ke anaknya sendiri. 
Kalimat-kalimat bernada negatif tersebut jika terus menerus didengar anak tentu akan menimbulkan efek yang negatif pula. Anak akan memiliki rasa percaya diri yang rendah, tidak punya penghargaan terhadap dirinya sendiri, tidak tahu cara membela diri sendiri, dia akan rentan menjadi korban bullying, atau malah bisa-bisa ketika dia mulai besar akan tidak peduli pada diri dan sesamanya hingga menjadi pelaku bullying juga.
Ingatan manusia terhadap peristiwa yang ekstrim di hidupnya akan melekat meski perist…

Membunuh Bosan Saat Belajar di Rumah

Saya hampir lupa ini sudah hari ke berapa anak-anak belajar di rumah. Kira kira sudah sebulan lebih lah, ya. Kondisi ini memang gak ada yang mengira sebelumnya. Tiba-tiba anak-anak menjadi 'homeschooler', hehe.
Utit menjalani kuliah online dari rumah. Opik yang di pondok juga belajar dan menyelesaikan tugas-tugasnya di rumah. Senang aja sih anak-anak bisa kumpul dan tetap berkegiatan. Tapi ya jadi banyak konsekuensi yang orang tua juga harus ikuti.
Oya, kalau Dio yang emang bener-bener anak homeschooling malah sekarang lagi gak di rumah. Dia sekarang udah ada kerjaan di Bandung dan gak memungkinkan untuk pulang dalam kondisi ini.
Ngomongin belajarnya anak-anak dan serba-serbinya di rumah nih seru banget. Pada dua pekan pertama dulu sering dengar dari sesama ibu yang sudah mulai stres menemani anaknya belajar. Saya sih gak memungkiri rasa stres itu pasti ada, terutama bagi yang anaknya masih kecil-kecil dan tugas anak sekarang macem-macem, masih ditambah banyak pekerjaan rumah…

Kenali Diri Dengan 4E Untuk Menemukan Hobi yang Menyenangkan dan Menghasilkan

Hai, masih tetap semangat ya semua. Gak terasa udah mulai masuk pekan ketiga himbauan WFH dan SFH, ya. Semoga semua urusan teman-teman tetap lancar dan dimudahkan. 
Ehm, bagi sebagian kita mungkin tidak masalah, ya, melakukan pekerjaan dari rumah. Meski demikian tentunya kadang jenuh juga kalau hanya berkutat di lingkungan rumah saja. Apalagi bagi kita yang hobi jalan-jalan tentu terasa sedikit terkekang, hehe. Tapi semua ini kan demi kepentingan bersama.

Kenali Diri, Tingkatkan Potensi dan Halau Malas dengan Mandi Parfum ala Vitalis Body Wash

Puluhan tahun saya sering mendengar ungkapan 'be youself' atau jadilah dirimu sendiri. Namun, hingga kini pun bagi saya pribadi ungkapan ini masih jadi misteri, diri saya yang mana yang mau saya pakai? Heheu, ada gak sih yang merasa begitu juga?
Yups, pernyataan itu berbuntut pertanyaan yang menggumpal di pikiran. Siapakah saya? Menarik diri ke belakang, melihat siapa diri sendiri, hingga mengapa saya ada di dunia ini, tentu semua bukanlah kebetulan belaka. Tuhan tentu punya maksud dalam setiap penciptaan mahkluknya. Hal ini yang kemudian menyadarkan saya untuk lebih mengenal diri sendiri.

Manfaat Ngeblog Sependek Pengalaman Saya

Memulai ngeblog beberapa tahun lalu ketika usia sudah menjelang senja, ceileh, bagi saya gak masalah. Awalnya sih sempat gagap karena memang gaptek plus nekat ngulik ulik semuanya sendiri karena gak tahu mau nanya ke siapa. Tapi hari gini apa sih yang gak bisa dipelajari? Semua ilmu sudah digelar di depan mata. Tinggal gugling udah dapet jawaban dari kebutuhan kita.
Singkat cerita, blog pun jadi. Lalu, mau diisi apa? Bhaa, tentu dong curhatan, hihi. Ya gimana lagi, jadi warga pendatang di sebuah dusun kecil di tepi Temanggung ini sungguh di luar perkiraan dan rencana. Belum kenal siapa siapa kecuali ibu mertua, dan belum ada teman bicara yang setara. Semuanya asing, semuanya baru. Kemudian tulisan kembali menjadi teman saya.