Langsung ke konten utama

Memutihkan Kulit dengan Body Lotion

Memutihkan kulit sekarang menjadi pencarian terbanyak di internet. Sekarang semua orang mulai perhatian terhadap masalah kulit. Bagaimana cara memutihkan kulit yang belang atau memutihkan kulit tangan dan kaki. Tidak hanya wajah saja yang putih tetapi semua orang mengidamkan semua bagian tubuhnya menjadi putih bersih. Biasanya akan terjadi belang jika wajahnya putih tetapi tidak dengan kaki dan tangannya. Tentu saja itu sangat menganggu penampilan dan biasanya disebabkan oleh kotoran,obat, faktor lingkungan, zat kimia, infeksi, inflamasi sampai sinar matahari.




Penggunaan body lotion biasanya diidam-idamkan banyak orang dapat membuat kulit menjadi putih namun tahukah kamu masih banyak cara dalam memutihkan kulit putih selain dengan body lotion ? Yang pertama bisa dengan masker bengkoang. Sudah jelas bahwa nutrisi pada daging bengkoang sudah terbukti ampuh menjadi cara memutihkan kulit tangan dan kaki secara alami. Selain bisa dimakan, bengkoang juga sering dijadikan masker, lulur pemutih kulit atau bahkan bahan untuk pembuatan body lotion. Itulah mengapa banyak sekali produk kecantikan yang terbuat dari sari bengkoang.

Cara mengolah dan menggunakan bengkoang untuk memutihkan kulit yang pertama siapkan bahan utama berupa bengkuang alami yang segar supaya zat dan nutrisi berguna untuk memutihkan kulit pada bengkuang lebih efektif. Kemudian siapkan peralatan seperti parutan dan wadah untuk menampung hasil parutan itu. Setelah itu haluskan bahan dan diamkan selama kurang lebih 1 jam agar ekstrak bengkuang menjadi mengendap. Nah, endapan sari bengkuang inilah yang bisa dijadikan masker atau scrub bagi tubuh serta bisa juga dengan menambahkan gula atau pasir laut yang bersih. Kemudian oleskan pada kulit diamkan selama kurang lebih 30 menit supaya ekstrak tersebut meresap melalui pori-pori kulit dan lakukanlah berulang-ulang dianjurkan pada malam hari.

Lalu cara selanjutnya berasal dari susu. Yap, masker susu mengandung kolagen pada susu murni terutama susu kambing sapi merupakan cara memutihkan kulit tangan dan kaki secara alami. Cara ini sangat efektif mengingat khasiat susu memang sudah terbukti dan sering menjadi bahan produk kosmetik kecantikan. Tentu saja untuk hasil tidak terlalu cepat namun tidak menimbulkan infeksi. Susu juga bisa dicampurkan dengan bahan alami lainnya seperti madu, perasan jeruk nipis, yogurt atau air perasan lemon.

Cara membuat masker susu yaitu siapkan susu murni baik susu kambing maupun susu sapi. Siapkan juga bahan tambahan jika perlu. Masukkan 200 milimeter atau susu lebih murni ke dalam wadah dan campurkan bahan tambahan jika diinginkan dengan takaran 1-2 sendok lalu aduk rata hingga bahan menyatu dan oleskan pada kulit tubuh yang sudah dibersihkan sebelumnya diamkan selama 30 menit dan kulit akan tampak lebih putih, bening dan berkilau dari sebelumnya. Disarankan melakukan pemakaian berulang-ulang dan seminggu dua kali. Nah, penggunaan body lotion juga sangat penting nih karena bisa dijadikan sebagai serum pagi dan malam untuk tubuh. Produk yang terkenal karena kesan “whitening” nya adalah produk dari Nivea. Salah satu body lotion nivea yaitu Nivea UV whitening yang diperkaya ekstra camu-camu berry yang mengandung vitamin 50x lebih tinggi dari lemon membuat kulit 10 kali lebih cerah dan membuat hilang kulit yang kusam dan rusak serta tentu saha melembabkan kulit. Selain itu kandungan SPF 15 pada nivea uv whitening ini membantu melindungi kulit dari paparan sinar uv. Gunakanlah sehabis mandi agar kulit menjadi cepat putih dan cerah. Namun masih banyak varian dari produk body lotion nivea yang bahkan bisa digunakan pagi dan malam.


Komentar

  1. Nivea nih aromanya enak banget, relaxing. Kalau saya sih ndak harus putih lah, yang penting kulit terlihat bersih dan ndak kusam. Dasarnya kulit cokelat soalnya hehe.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jeprat Jepret Bikin Baper

Selain keluarga, apa yang bisa membuatmu rindu rumah? Kalau aku jawabnya: makanan! Ya, makanan kampung halaman selalu menempati ruang tersendiri di hati. Dan lidah tentunya.
Satu hal yang amat aku syukuri adalah aku tidak perlu pergi jauh-jauh pulang kampung jika kangen merasakan kuliner tradisionalnya. Tahu kenapa? Ya kan sekarang aku tinggal di kampung... :) Meski Temanggung adalah kampung halaman suami, tapi sudah seperti tumpah darahku sendiri.
Hal lain yang membuatku bahagia adalah letak pasar yang berhadapan dengan rumah. Serasa surga.. hehe.  Tinggal nyebrang dan pilih mana yang disuka. Ini pula yang sering bikin kakak ipar cemburu. Karena dia harus menunggu libur lebaran untuk bisa njajan sepertiku.
Dan sepertinya dia akan semakin baper kalau lihat jajan pasar dalam foto-foto berikut.

KLEPON
Dibuat dari tepung ketan yang diuleni dengan air dan sedikit garam. Dibentuk bola, diisi gula merah lalu direbus. Disajikan dalam baluran kelapa parut. Ada sensasi tersendiri saat menyeplus si…

Most Wanted di Meja Makan saat Ramadhan

Alhamdulillah bertemu lagi dengan Ramadhan bulan mulia. Bulan penuh keberkahan dan ampunan. Semoga ibadah puasa kita lebih semangat ya, di Ramadhan ini.
Beberapa hari lalu di grup blogger embak emak kece dari Semarang dirandom kocokan #arisanbloggandjelrel putaran kedua. Dan yang keluar namanya adalah Mbak Hidayah Sulistyowati atau sering dipanggil mbak Wati, seorang ibu dua putra yang sudah remaja. Mbak Wati termasuk blogger senior yang tetap rendah hati dan berpikiran terbuka, juga teman ngobrol yang asyik. Blog mbak Wati isinya macam-macam, tapi yang paling aku suka kalau baca tulisan mbak Wati tentang kuliner dan jalan-jalannya. Nama kedua yang keluar adalah Ika Hardiyan Aksari, ibu satu balita yang bernama Kak Ghifa, seorang guru honorer yang sabar dan selalu semangat mendidik muridnya dengan cinta. Meski dari segi umur dia jauh di bawahku, namun aku banyak belajar tentang kesabaran dan ketulusan dari membaca blognya. Pada arisan kali ini duo emak kece itu melempar tema yang pas…

Icip-icip Bakso Jimat Temanggung

Hai..., Februari masih sering turun hujan aja nih, ya? Ya iyalah, namanya juga masih tetanggaan sama Januari yang hujannya sehari-hari :)
Hujan-hujan enaknya ngapain? makaann!!! (eh, siapa yang teriak paling kenceng tuh?) oh, ternyata suaraku dewe :)) Jadi gitu, deh, kalau lagi ngumpul dan suasana dingin dingin mesrah pasti lebih komplet kalau sambil makan bareng. Ngobrol jadi lebih seru. Apalagi kalau santapan itu cocok sama lidah anak-anak, mereka jadi lebih seru juga ceritanya. 
Kata bapak guruku dulu, kalau kita akan menyampaikan sebuah nasehat ke anak kita, salah satu waktu yang efektif adalah saat mereka merasa kenyang dan santai. Coba anak diajak jajan bakso (kalau dia suka bakso, ya), nah saat dia merasa keenakan dengan baksonya itu kita masukkan pesan yang ingin kita sampaikan. Secara lahir dia mungkin tidak begitu serius menanggapi, tapi otaknya insyaallah menyimpan pesan itu. 
Dan berhubung diriku adalah anggota IIDB (ibu ibu doyan bakso) *lalu digetok teh Indari Mastuti, maka k…